mencatat hikmah kehidupan yang luput atau terluputkan

Saturday, May 19, 2012

Karakter

Secara mudahnya, karakter adalah ciri-ciri para pemain yang dilibatkan ke dalam cerita. Tanpa ciri-ciri yang lengkap, cerita akan terasa kaku dan tidak hidup. Karena itu, daftar para pemain belum dapat disebut karakter.

Misalnya dalam satu cerita pembunuhan, di dalam cerita itu ada tokoh pembunuh dan ada tokoh yang terbunuh. Barangkali ada pula tokoh yang menjadi pembantu si pembunuh. Mungkin juga ada pula tokoh yang menjadi saksi pembunuhan. Pembunuh, korban pembunuhan, pembantu pembunuhan adalah daftar para pemain atau pemeran. Semkain komplek cerita itu, semakin banyak pemain yang ditampilkan. Dalam suatu pembunuhan mungkin ditampilkan pula orang-orang yang lari ketakutan di lokasi pembunuhan. Mungkin juga ada polisi. Lebih jauh, ada pula keluarga si terbunuh dan si pembunuh, dst. Ringkasnya, cerita pad dasarnya adalah aksi yang dilakukan oleh para pemain cerita itu, baik pemain utama yang menjadi sorotan ataupun pemain figuran yang muncul sebagai peramai suasana.

Dalam suatu cerita yang hidup, penulis tidak cukup hanya menyebutkan peran dari para pemain itu. Para pemain itu harus digambarkan karakternya. Misalnya pemain yang berperan sebagai pembunuh, laki-laki atau perempuan kah ia? masih muda atau sudah tua? Bagaimana keadaan fisiknya: gemuk, kurus, tinggi, pendek? Di sampai karakter fisik yang dapat dibayangkan secara visual, perlu pula dijelaskan karakter psikisnya, perilakunya, latar belakangnya, dll.

Sekali satukarakter telah diperkenalkan, karakter itu harus tetap sampai cerita itu berakhir. Misalnya, di dalam episode pembunuhan di lokasi, Anda sudah mengatakan bahwa si pembunuh itu seorang laki-laki yang masih muda. Ketika si pembunuh itu diceritakan di episode lain di kantor polisi, si pembunuh harus tetap sebagai laki-laki muda. Jangan, tiba-tiba ia sudah berubah menjadi perempuan tua.

Karena karakater tidak dituliskan sekali gus tapi dicicil sepanjang jalan cerita, agar tidak lupa, para penulis professional membuat semacam daftar karakter setiap pemain. Ia boleh menambahkan karakter-karakter setiap pemain dengan leluasa, tapi ia harus hati-hati kalau mengurangi atau mengubahnya. Kalau ia mengurangi atau mengubah, maka seluruh penjelasan yang telah dibuat sebelumnya di dalam cerita  mesti diubah.


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Face, simplified

Face, simplified

About Me

My Photo
Jakarta, Indonesia
Lahir di kaki gunung Marapi, Bukittinggi 29 Nopemeber 1962. Hidup telah berpindah-pindah dan telah bertemu dengan banyak manusia. Senang membaca dan menulis. Senang bekerja dalam bentuk tim.

Categories

Followers

Total Pengunjung

    Social Icons

    twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail