mencatat hikmah kehidupan yang luput atau terluputkan

Friday, August 15, 2014

Pemarah Versus Pemberani 2

Si ibu, yang dari tadi menguping pembicaraan si anak dan si ayah, muncul tiba-tiba. Ia penasaran ingin bertanya pula walaupun sebenarnya ia tidak terlalu ingin tahu. "Apa beda semangat dan nafsu?"
Si ayah melirik istrinya itu dari sisi atas kacamata yang melorot ke hidung. "Semangat hanya bisa membakar sedangkan nafsu bisa menghanguskan."
Si Ibu tersenyum geli. "Jagalah nafsumu sebelum engkau terpanggang hangus." Ia pun pergi berlalu.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Face, simplified

Face, simplified

About Me

My Photo
Jakarta, Indonesia
Lahir di kaki gunung Marapi, Bukittinggi 29 Nopemeber 1962. Hidup telah berpindah-pindah dan telah bertemu dengan banyak manusia. Senang membaca dan menulis. Senang bekerja dalam bentuk tim.

Categories

Followers

Total Pengunjung

    Social Icons

    twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail