mencatat hikmah kehidupan yang luput atau terluputkan

Wednesday, June 17, 2015

Gojek

Dengan bermodalkan sebuah aplikasi berbasis Android di Samsung Tab, saya punya pengalaman pertama dijemput dan diantar ojek on-line hari ini. Kalau naik ojek konvensional bukan pernah lagi tapi sudah biasa. Yang sekarang ini adalah ojek online.

Aplikasi itu bernama GO-JEK  dengan icon bergambar seorang yang sedang mengendari  sepeda motor  degan tiga garis lengkung di atas kepala  warna hijau dan latar belakang warna hitam.  Aplikasi itu saya download dari Playstore pagi tadi.

Sebagai pengguna pertama, saya diarahkan untuk sign-up terlebih dulu dengan memasukkan nomor HP, alamat email, dan password. Saya pun memasukkan data yang diminta. Aplikasi  itu lalu memberitahu bahwa data-data saya sudah tersimpan. Jadilah saya anggota komunitas ojek Indonesia.

Untuk mulai menggunakan jasa ini, saya mengklik icon Go-Jek  hijau berlatar belakang hitam yang terdapat di halaman depan tab saya itu. Setelah diklik, terbukalah pilihan empat menu: Menu pertama kalau saya ingin tukang ojek membantu saya mengantarkan barang. Menu kedua kalau saya mau minta tolong dibelikan makanan. Menu ketiga kalau saya minta tolong  tukang  ojek membelikan saya barang.  Nah, karena hari ini saya mau tukang ojek membonceng saya ke Mall Ambasador, saya memilih menu keempat.

Setelah saya klik menu keempat itu, terbukalah form yang harus saya isi berupa lokasi tempat saya akan dijemput dan lokasi saya akan diantar.  Form ini praktis. Saya tidak perlu menulis rinci kedua alamat yang saya maksud karena pada form itu terdapat pula penunjuk lokasi menggunakan google map. Dengan modal klik-klik saja. Saya tinggal buka google map yang tersedia dan menunjuk posisi alamat yang saya maksud. Saya pun menunjuk di peta itu bahwa saya minta dijemput di lobi Gedung Bidakara, Pancoran dan diantar ke Mall Ambasador, Kuningan.

Dalam form itu, saya bisa memilih apakah akan dijemput sekarang atau nanti. Kalau nanti, mau dijemput jam berapa. Karena hari ini saya buru-buru, saya pilih jemput sekarang.

Keluarlah persetujuan atas pesanan saya dengan tagihan sebesar Rp.10,000.  Untuk tagihan ini, saya bisa memilih pembayaran dengan cash,  Gojek kredit, atau PIN. Karena saya belum tahu cara yang lain, saya pilih cash.

Tidak lama, kurang dari 2 menit. HP saya berdering. "Selamat siang Pak, saya  dari Gojek. Dalam 2 menit saya sudah sampai ditempat yang Bapak minta."

Saya turun dari kantor menggunakan lift langsung ke lobbi. Tukang objek yang bernama Sugiyanto menggunakan jaket hijau dengan strip hitam di lengan itu sudah menunggu. Dengan senyum ramah ia mengkorfirmasi nama saya dan memperkenalkan namanya. Ia kemudian menyerahkan helm hijau berlogo Go-Jek dan menawarkan masker.  Setelah semua perkakas itu saya terima, saya naik ke boncengan. Sugiyanto dengan ligatnya menerobos macetnya jalan di Jakarta. Tak lama kemudian, saya pun sampai di Mall Ambasador, tempat tujuan. Saya membayar Rp.10,000 sesuai tagihan. Sungguh praktis.

Wow, naik ojek jadi menyenangkan dengan adanya ojek online. Salut kepada penggagasnya. Semoga sukses.

2 comments:

  1. Halo semua, saya Nie Aetu dengan nama, menulis Kesaksian ini karena saya benar-benar berterima kasih atas apa yang ibu yang baik Mariam suleiman lakukan untuk saya dan keluarga saya, ketika saya pikir tidak ada harapan dia datang dan membuat keluarga saya merasa hidup lagi oleh pinjaman kami pinjaman pada tingkat bunga yang sangat rendah dari 2%.
    Yah aku telah mencari pinjaman untuk melunasi utang saya selama tiga bulan terakhir yang saya bertemu scammed dan mengambil uang saya sampai akhirnya saya bertemu Tuhan mengirimkan Lender, saya tidak pernah berpikir bahwa masih ada pemberi pinjaman kredit asli di internet tapi saya kejutan terbesar saya mendapat pinjaman saya dalam 2jam tanpa membuang-buang banyak waktu jadi jika Anda di luar sana mencari pinjaman dari jumlah yang saya akan menyarankan Anda untuk email ibu yang baik Mariam Suleiman melalui ( mariamsuleimanloanfirm@gmail.com ) dan bebas dari penipuan internet , Anda dapat menghubungi saya melalui email saya untuk arahan lebih lanjut aetunie@gmail.com thanks.
    Nie Aetu dari Jakarta, Indonesia.

    ReplyDelete

Popular Posts

Face, simplified

Face, simplified

About Me

My Photo
Jakarta, Indonesia
Lahir di kaki gunung Marapi, Bukittinggi 29 Nopemeber 1962. Hidup telah berpindah-pindah dan telah bertemu dengan banyak manusia. Senang membaca dan menulis. Senang bekerja dalam bentuk tim.

Categories

Followers

Total Pengunjung

    Social Icons

    twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail