mencatat hikmah kehidupan yang luput atau terluputkan

Friday, January 8, 2010

Keadilan Tuhan

Tuhan adalah zat yang Maha Kuasa (qudrat) dan Maha Berkehendak (iradat)

Dua sifat itu menyatu tanpa dapat dipisah-pisahkan

Di atas dasar qudrat dan iradat Nya itu, Dia tebarkan rahmatNya.

Itulah sebabnya Dia menamakan diriNYa, Yang Maha Rahman.

DiwajibkanNYa diriNya menyayangi makhlukNya.

Karena sayangNya itulah, Dia tegakkan keadilan.

Di atas keadilanNya diciptakan segala sesuatu berbeda-beda.

DiciptaNya hidup yang beraneka ragam, tak ada yang sama.

DiciptaNya makhluk yang beraneka rupa, tak ada yang sama

DiciptaNya nasib yang beraneka bentuk, tak ada yang sama.

Kau tanya, mengapa Tuhan buat malam berbeda dengan siang?

Kau tanya, mengapa Tuhan buat laki-laki berbeda dengan perempuan?

Kau tanya mengapa Tuhan gempakan Padang, bukan Palembang?

Kau tanya mengapa Tuhan keringkan kampungku, bukan kampungmu?

Aku jawab, itulah keadilanNya.

Dia adil karena Ia menyayangi makhlukNya.

Dia menyayangi makhlukNya karena itu kehendakNya

Dia kuasa menjalankan semua kehendakNYa.

Sedikit kuasa dan kehendak yang ada pada pada makhluk, adalah pemeberianNYa.

Dia bisa cabut bila-bila masa.

Karena Dia Tuhan yang Maha Perkasa

Sementara, aku dan engkau hanyalah hamba.

Kini engkau mau apa?

Masihkah kau pikir adil itu sama rata?

wallahu a'lam

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Face, simplified

Face, simplified

About Me

My Photo
Jakarta, Indonesia
Lahir di kaki gunung Marapi, Bukittinggi 29 Nopemeber 1962. Hidup telah berpindah-pindah dan telah bertemu dengan banyak manusia. Senang membaca dan menulis. Senang bekerja dalam bentuk tim.

Categories

Followers

Total Pengunjung

    Social Icons

    twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail